Seru! Main Angklung Bareng dengan 330 Anak Muda ASEAN-Jepang

JAKARTA – Sebanyak 330 anak muda peserta program pertukaran pemuda Ship for Southeast Asian and Japanese Youth Program (SSEAYP) dari negara-negara ASEAN dan Jepang bermain angklung bersama, Sabtu (25/11) yang lalu. Diiringi musik dan instruktur dari Saung Angklung Udjo, mereka memainkan lagu-lagu seperti Bengawan Solo, Sukiyaki, dan We are the Champions.

Permainan angklung massal ini merupakan rangkaian kegiatan Homestay Matching dalam program SSEAYP 2017, dimana setiap peserta akan dipertemukan dengan keluarga angkat mereka dari Indonesia. Para peserta akan menjalani kegiatan bersama keluarga angkat selama 3 hari dan 2 malam di Jakarta, yang menjadi salah satu tuan rumah dalam kegiatan ini.

Asisten Deputi Peningkatan Kapasitas Pemuda Kementerian Pemuda dan Olah Raga RI, Dr. Alman Hudri selaku penanggung jawab kegiatan ini berharap agar para peserta SSEAYP 2017 dapat mempelajari nilai-nilai kebudayaan Indonesia selama mereka tinggal bersama keluarga angkat. Sementara itu, Pia Adiprima mewakili SSEAYP International Indonesia sebagai panitia penyelenggara menyampaikan bahwa kegiatan homestay merupakan salah satu highlight kegiatan SSEAYP di Indonesia, selain kunjungan kenegaraan ke Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olah Raga dan kunjungan institusi ke Sekretariat ASEAN.

 

SSEAYP adalah program pertukaran pemuda yang telah berjalan selama 44 tahun dan diselenggarakan oleh Pemerintah Jepang dan Pemerintah negara-negara ASEAN. Dalam waktu 52 hari, 330 pemuda dari ASEAN dan Jepang berlayar mengelilingi Jepang dan Asia Tenggara menggunakan kapal pesiar MS Nippon Maru. Mereka mengikuti berbagai kegiatan seperti kunjungan kenegaraan, homestay, penampilan budaya, dan diskusi dengan topik-topik terkait dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/Sustainable Development Goals (SDGs).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *